risqi
Warga Baru
Offline
Posts: 1
|
 |
« on: 26 January 2009, 02:11:22 PM » |
|
assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh..
afwan sebelumnya,ana g tau dimana sebaiknya nulis topik ini,, semoga ini tempat yang benar..
dalam memahami agama Islam tentunya kita harus mengambil ilmu dari sumber ilmu yang haq dan bukan berasal dari orang yang tidak dikenal ataupun orang yang sudah terkena pemikiran hizbi.. walhamdulillah,,sekarang ini dakwah salafiyyah sudah menyebar diberbagai kota-kota di Indonesia.asatidz juga semakin banyak dan sudah mendirikan ma'had2 diberbagai tempat sebagai tempat pendidikan generasi2 muda kita. dakwah melalui media-media baik cetak maupun elektronik pun sudah semakin beragam, kitab2 dari ulama2 ahlus sunnah sudah banyak yang diterjemahkan,,situs2 dakwah pun sudah mulai bermunculan..
tapi... entah hanya ana ataupun ada ikhwah lain yang merasa seperti ana,,ana dari dulu -alhamdulillah- mulai mengenal dakwah ini hingga sekarang ada sedikit masalah bila mendengar ta'lim dari ustadz ataupun membaca buku2 salaf.. masalah ana yakni sulit mengerti apa yang sedang disampaikan ustadz,,ana sudah pernah mencoba berbagai cara seperti menulis hal2 yg penting di buku,mendengarkan dg seksama apa yang sedang disampaikan,merekam dg mp3,dsb,, tapi hanya sedikit faidah yang bisa ana ambil dari ta'lim tsb.. ketika membaca buku2 salaf juga ana sudah berusaha membcanya dg seksama,,namun hanya sedikit juga faidah yang bisa ana ambil,, ana seperti merasa tahu apa yang sedang ana dengar/baca,,tapi ana kurang termotivasi untuk mengamalkannya..
ana minta tolong saran dan pesan dari antum yang sudah lama mengenal dakwah ini,,bagaimna agar kita bisa memahami dan kemdian mengamalkan apa yang telah kita dengar dari ta'lim ustadz atau buku yang kita baca.. karena ana merasa 'iri' kepada ikhwah yang ketika mengikuti ta'lim, setelah ta'lim selesai mereka seperti merasa memahami dan termotivasi pada apa yg telah dismpaikan oleh asatidz..
atas bantuanya..jazakumullah khairan katsiran.. semoga ALlah menunjukkan kita ke jalan yanglurus..
wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
|